Logo BPS
BPS Kabupaten Tasikmalaya
Badan Pusat Statistik
Kabupaten Tasikmalaya · Provinsi Jawa Barat
Publikasi Analisis Resmi Sensus Ekonomi 2016
Non-Pertanian · SE2016
01
Analisis Sektoral

Tulang Punggung Perdagangan dan Industri Lokal

83.581
Unit usaha Perdagangan Besar & Eceran (Kat. G)
127.271
Pekerja di sektor perdagangan
51.643
Unit usaha Industri Pengolahan (Kat. C)
96.327
Pekerja di sektor industri pengolahan
Sektor UsahaKategoriUnit UsahaTenaga KerjaProporsi Unit
Perdagangan Besar & EceranG 83.581127.27144,4%
Industri PengolahanC 51.64396.32727,5%
Sektor lainnya (gabungan) 52.844125.50528,1%
Total 188.068349.103 100%
Distribusi unit usaha berdasarkan sektor (SE2016)
Perdagangan (Kat. G) Industri Pengolahan (Kat. C) Sektor lainnya

02
Analisis Skala Usaha

Struktur Usaha Mikro Dominan — Ekonomi Rakyat

177.051
Usaha Mikro · 94% dari total unit usaha
178.507
Usaha dengan tenaga kerja < 5 orang
177.855
Usaha beromzet di bawah Rp 300 juta/tahun
19
Usaha skala besar di seluruh kabupaten
Distribusi skala usaha berdasarkan jumlah tenaga kerja

03–05
Analisis Legalitas · Ketahanan · Digitalisasi

Temuan Kritis dan Rekomendasi Kebijakan

03
Legalitas & Literasi Keuangan
178.916

Unit usaha berstatus tidak berbadan usaha. Di samping itu, 174.713 usaha tidak memiliki catatan keuangan, sehingga tertutup dari akses KUR perbankan.

Rekomendasi Aksi Program "Jemput Bola Izin Usaha": DPMPTSP bersama desa/kelurahan membuat NIB secara massal dan gratis. Dinas KUKM melaksanakan pelatihan pembukuan dasar.
04
Ketahanan Bisnis
62.681

Unit usaha beroperasi lebih dari 10 tahun — bukti ketangguhan wirausaha lokal. Ditambah 39.900 usaha beroperasi 6–10 tahun.

Rekomendasi Aksi Program "Mentor Sebaya": rekrut pengusaha lokal senior (>10 tahun) sebagai pembimbing bagi 9.216 usaha baru usia < 1 tahun.
05
Pemanfaatan Teknologi Digital
183.654

Unit usaha tidak memanfaatkan internet. Hanya 2.082 usaha (1,1%) berjualan daring — pasar produk terkurung secara geografis.

Rekomendasi Aksi Program "Tasikmalaya Go Digital": pelatihan foto produk, toko online, dan wifi-corner di sentra industri mikro.
Kesenjangan digital: usaha aktif online vs offline (SE2016)
Tidak memanfaatkan internet: 183.654 unit (97,9%) Memanfaatkan internet: 2.082 unit (1,1%)
Rekomendasi Strategis

Empat Pilar Fasilitasi untuk Pemda

Rekomendasi BPS Kabupaten Tasikmalaya kepada Pemerintah Daerah berdasarkan temuan SE2016. Pembangunan ekonomi tidak memerlukan investasi konglomerat — cukup fasilitasi yang tepat sasaran.

Pilar 01 · Infrastruktur

Kelancaran Logistik

Prioritaskan perbaikan jalan dari sentra produksi kerajinan dan konveksi menuju jalur distribusi. Bangun Trading House untuk produk industri pengolahan lokal.

Pilar 02 · Formalisasi

Jemput Bola Perizinan

DPMPTSP dan desa/kelurahan membuat NIB secara massal dan gratis. Formalisasi adalah pintu masuk ke akses permodalan bank.

Pilar 03 · Kapasitas

Literasi Keuangan Dasar

Dinas KUKM menyelenggarakan pelatihan pembukuan sederhana agar usaha mikro menjadi bankable dan layak mendapat KUR.

Pilar 04 · Digitalisasi

Tasikmalaya Go Digital

Pelatihan foto produk, pembuatan akun toko online, dan wifi-corner di sentra industri agar produk menjangkau pasar nasional.

Kesimpulan Analisis · BPS Kabupaten Tasikmalaya

"Kekuatan Kabupaten Tasikmalaya justru terletak pada ratusan ribu kemandirian rakyatnya di sektor Usaha Mikro. Tugas Pemerintah Daerah hanyalah menjadi fasilitator: mudahkan izinnya, ajari pembukuannya, perbaiki jalan logistiknya, dan ajari mereka cara berjualan lewat internet. Jika ini dilakukan, ekonomi Kabupaten Tasikmalaya akan melesat dan sangat tangguh terhadap goncangan ekonomi global."